AQ

MEMAHAMI AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH SESUAI PEMAHAMAN SALAFUS SHALEH (PARA SAHABAT, TABI’IN, TABIUT TABI’IN, DAN ORANG YANG MENGIKUTI MEREKA)

Posted by Vika Tuesday, March 25, 2014 0 komentar

Memahami Al-Qur'an dan As-Sunnah Sesuai Pemahaman Salafus Shaleh (Para Sahabat, Tabi'in, Tabiut Tabi'in, dan Orang yang Mengikuti Mereka)

MEMAHAMI AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH SESUAI PEMAHAMAN SALAFUS SHALEH (PARA SAHABAT, TABI’IN, TABIUT TABI’IN, DAN ORANG YANG MENGIKUTI MEREKA)
Allah berfirman: “Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar. (QS. At Taubah:100)
Dari Abu Hurairah ia berkata:  Telah bersabda Rasulullah SAW: Kaum Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan atau 72 golongan dan Kaum Nashrani telah terpecah menjadi 71 golongan atau 72 golongan dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan". (HR. Tirmidzi, Hakim, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dll. Tirmidzi berkata : Hadits ini hasan shahih. Hakim berkata : Hadits ini shahih menurut syarat Muslim dan keduanya (yaitu : Bukhari, Muslim) tidak mengeluarkannya, dan Imam Dzahabi menyetujuinya)
Tirmidzi meriwayatkan dalam kitabul Iman, bab Maaja' Fiftiraaqi Hadzihi Ummah No. 2779 dari shahabat Abdullah bin 'Amr bin Al-Ash dan Imam Al-Lalikaiy juga meriwayatkan dalam kitabnya Syarah Ushulil I'tiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah I:99 No. 147 dari shahabat dan dari jalan yang sama, dengan ada tambahan pertanyaan, yaitu : Siapakah golongan yang selamat itu ?. Beliau SAW menjawab : "Ialah golongan yang mengikuti jejak-Ku dan jejak para shahabat-Ku". (Tirmidzi mengatakan hadist ini hasan)
Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata kepada orang-orang Khawarij: “Aku datang kepada kamu dari sahabat-sahabat Nabi, orang-orang Muhajirin dan Anshar, dan dari anak paman Nabi dan menantu beliau (yakni Ali bin Abi Thalib). Al Qur’an turun kepada mereka, maka mereka lebih mengetahui tafsirnya daripada engkau. Sedangkan di antara kalian tidak ada seorangpun (yang termasuk) dari sahabat Nabi.” (Riwayat Abdurrazaq di dalam Al Mushonnaf, no. 18678, dan lain-lain. Lihat Limadza, hlm. 101-102; Munazharat Aimmatis Salaf, hlm. 95-100. Keduanya karya Syaikh Salim Al Hilali).
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “...Sesungguhnya kalian akan menjumpai beberapa kaum yang mengaku mengajak kalian kepada kitab Allah padahal mereka betul-betul telah melemparkan kitab itu ke belakang punggung mereka. Maka wajib atas kalian untuk berilmu dan jauhilah oleh kalian perbuatan bidah, memberat-beratkan diri (dalam beragama ini, pent) dan jauhilah oleh kalian berdalam-dalam di dalam urusan agama serta wajib atas kalian berpegang dengan yang terdahulu (yaitu salafus shalih). Penyimpangan dari pemahaman sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam terhadap Al Quran dan As-Sunnah berarti penyimpangan dari ash-shirath al-mustaqim. Semakin jauh penyimpangan itu semakin jauh pula pelakunya darinya. Orang yang menyimpang ini dinamakan Ahlul Ahwa (pengekor Hawa Nafsu) atau dengan istilah lain Ahlul Bidah.” (Imam Al-Lalikai meriwayatkan dalam kitabnya Syarh Ushul Itiqad Ahlus Sunnah wal Jamaah, jilid 1 halaman 87 riwayat ke 108)
Imam Syafi’i berkata: ”Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memuji para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dalam Al-Qur’an, Injil dan Taurat. Kelebihan mereka disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam tidak dimiliki oleh seorangpun selain mereka. Mereka telah menyampaikan kepada kita sunnah Rasulullah. Telah mendampingi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dikala wahyu diturunkan, sehingga mereka mengetahui apa yang diinginkan oleh Rasulullah, baik yang umum maupun yang khusus, baik perintah, larangan, maupun bimbingan. Mereka telah mengetahui sunnah Rasulullah, sehingga mereka lebih unggul baik dalam ilmu, ijtihad, kewara’an, maupun pikiran. Pendapat mereka lebih baik kita ambil dibandingkan dengan pendapat kita”. (Dikutip oleh Al-Baihaqi dalam Al-Risalah Al-Qadimah dari Al-Hasan bin Muhammad Az-Za’farani)
Imam Asy-Syathibi (ulama madzhab Maliki) berkata: “Betapa sering engkau dapati ahli bid’ah dan penyesat umat mengemukakan dalil dari Al-Qur’an dan hadits dengan memaksakannya agar sesuai dengan pemikiran mereka dan menipu orang-orang awam dengannya. Lucunya mereka menganggap bahwa diri mereka di atas kebenaran. Oleh karenanya, maka semestinya bagi setiap orang yang berdalil dengan dalil syar’i agar memahaminya seperti pemahaman para pendahulu (sahabat) dan praktek amaliyah mereka, karena itulah jalan yang benar dan lurus”. (Al-Muwafaqot Fi Ushul Syari’ah 3/52)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (ulama madzhab Hanbali/guru Ibnul Qayyim, Ibnu Katsir, Adz-Dzahabi, Ibnu Abdul Hadi) berkata: “Apabila para sahabat, tabi’in dan para imam memiliki penafsiran ayat, kemudian datang suatu kaum yang menafsirkan ayat tersebut dengan penafsiran baru untuk menguatkan pemikiran yang dianutnya, dan pemikiran tersebut bukanlah termasuk madzhab sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, maka sesungguhnya mereka telah menyerupai kaum Mu’tazilah dan selainnya dari kalangan ahli bid’ah dalam masalah seperti ini. Singkat kata, siapa saja yang menyimpang dari madzhab dan penafsiran para sahabat dan tabiin, maka dia salah bahkan terjatuh kebid’ahan.” (Majmu’ Fatawa 13/361, Muqoddimah Tafsir hal.124-125 Syarh Ibnu ‘Utsaimin)
Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah (ulama madzhab Hanbali/guru Ibnu Rajab) berkata: “Jeleknya pemahaman adalah sumber segala kebid’ahan dan kesesatan yang tumbuh dalam Islam, bahkan sumber segala kesalahan, apalagi bila dibarengi dengan jeleknya maksud tujuan. Tidaklah kesesatan kaum Qodariyah, Murji’ah, Khawarij, Mu’tazilah, Jahmiyyah dan seluruh ahli bid’ah kecuali karena jeleknya pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Sunnah, sehingga agama yang banyak dianut mayoritas manusia adalah hasil pemahaman ini. Adapun pemahaman sahabat dan orang yang mengikuti mereka ditinggalkan dan tidak dianggap sedikitpun.” (Kitab Ar-Ruuh hal.113-114)
Abu Hasan Al-Asy’ari berkata: “Ketahuilah, bahwa segolongan besar orang-orang yang tersesat dari kebenaran – dari para pengikut Mu’tazilah dan serta kaum Qadariyah – telah begitu saja mengikuti hawa nafsu mereka dengan mengikuti tradisi para pemimpinnya dan nenek moyangnya sampai-sampai mereka berani menakwilkan Al-Qur’an berdasarkan kehendaknya sendiri, tanpa alasan-alasan yang berlandaskan Kitabullah ataupun Sunnah Rasul-Nya, bahkan tidak juga bersumberkan pandangan ulama salaf yang dahulu. Dengan begitu mereka mengingkari riwayat-riwayat yang disampaikan para sahabat Nabi saw tentang hal-hal yang berkaitan dengan ‘masalah melihat Allah dengan mata kepala’. Tentang masalah ini sebenarnya telah beredar riwayat-riwayat yang bermacam-macam, baik atsar para sahabat ataupun khabar para ulama. Tetapi mereka menyangkal adanya syafaat Rasulullah saw bagi orang-orang muslim yang berdosa, dan mereka mengingkari riwayat-riwayat yang berkaitan dengan masalah ini, yang disampaikan oleh ulama salaf yang dahulu.” (Al-Ibanah An-Ushul Ad-Diyanah oleh Abu Hasan Al-Asyari)
Ibnu Abil Izzi Al-Hanafi (ulama madzhab Hanafi/murid Ibnu Katsir) berkata: “Kekeliruan dalam memahami apa yang datang dari Allah dan Rasul-Nya, merupakan sumber segala bentuk bid'ah dan kesesatan yang muncul dalam agama Islam.” (Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyah 2/580)
Ibnu Abil Izzi Al Hanafi berkata: “Walaupun  dia  mengaku atau menganggap mengambil dari Kitabullah tetapi tidak menerima penafsiran Kitabullah dari hadits-hadits Rasul, tidak melihat hadits-hadits,  tidak pula melihat perkataan para  shahabat  dan  pengikut  mereka  yang  mengikuti dengan baik (tabi’in) yang disampaikan kepada kita oleh orang yang terpercaya yang dipilih oleh para pakar. Karena para shahabat tidak hanya meriwayatkan matan Al-Qur’an saja tetapi juga menyampaikan maknanya. Mereka tidak belajar Al-Qur’an seperti anak kecil, tetapi mempelajarinya dengan makna-maknanya. (Syarh Al-Aqidah Ath-Thahawiyyah oleh Ibnu Abil Izzi Al Hanafi halaman 212 cetakan ke-4, dinukil dari Manzilatus Sunnah fil Islam)
Muhammad As-Safariny Al-Hambaly berkata : “Termasuk hal yang mustahil orang-orang belakangan (khalaf) lebih berilmu dari para salaf sebagaimana yang dinyatakan oleh sebagian orang yang tidak memiliki penelitian dari orang yang tidak menghargai salaf dan tidak pula mengenal Allah dan Rasulullah dan tidak juga kaum mukminin dengan sebenarnya yang wajib mereka ketahui darinya bahwa jalan prinsip/manhaj salaf lebih selamat dan jalan khalaf lebih berilmu (ilmiyah) dan lebih bijaksana. Mereka hanyalah mendasarkan pernyataan itu di atas prasangka bahwa manhaj salaf  (thariqatus salaf) hanya sekedar iman kepada lafadz-lafadz al-qur'an dan hadits tanpa pemahaman, dan itu sama dengan kedudukan orang-orang buta huruf (umiyin) sedangkan manhaj khalaf (thariqatul khalaf) adalah menampakkan makna-makna nash yang dipalingkan dari hakikatnya dengan beraneka ragam majaz dan bahasa-bahasa yang sulit dipahami, prasangka rusak inilah yang mengakibatkan munculnya slogan tersebut yang kandungannya meninggalkan Islam.” (Lawami' Al-Anwar Al-Bahiyyah Wa Sawathi’ Al-Asrar Al-Atsariyyah 1/25)
Imam Suyuthi (Ulama Syafi'iyyah) menukil perkataan Ibnu Taimiyyah: “Barangsiapa yg berpaling dari madzhab sahabat dan tabi'in dan tafsir mereka kepada yg menyelisihinya, maka dia telah salah bahkan sebagai ahli bid'ah.” (Al-Itqan fi 'Ulumil Qur'an juz II halm. 178 bagian Ilmu Qur'an yg ke-78)
Imam Ahmad bin Hambal (imam madzhab) berkata: “Pokok-pokok sunnah menurut kami adalah: berpegang kepada apa yang para sahabat Rasulullah berada di atasnya, meneladani mereka, meninggalkan seluruh bid’ah. Dan seluruh bid’ah merupakan kesesatan …” [Riwayat Al Lalikai; Al Muntaqa Min Syarh Ushulil I’tiqad Ahlis Sunnah Wal Jama’ah, hlm. 57-58].
Muhammad As-Safariny Al-Hambaly berkata dalam Lawami’ Al-Anwar Al-Bahiyyah Wa Sawathi’ Al-Asrar Al-Atsariyyah jilid 1 hal. 20 : “Yang diinginkan dengan madzhab salaf yaitu apa-apa yang para shahabat yang mulia -mudah-mudahan Allah meridhoi mereka- berada di atasnya dan para Tabi’in yang mengikuti mereka dengan baik dan yang mengikuti mereka dan para Imam agama yang dipersaksikan keimaman mereka dan dikenal perannya yang sangat besar dalam agama dan manusia menerima perkataan-perkataan mereka…”.
Hasan Al Bashri (tabi’in) berkata: “Seandainya seseorang mendapatkan generasi salaf yang pertama kemudian dia yang dibangkitkan (dari kuburnya) pada hari ini, sementara orang tersebut tidak mengenal tentang Islam beliaupun meletakkan tangannya di atas pipinya seraya berkata “kecuali sholat saja.” Kemudian dia berkata: “Demi Allah, tidaklah yang demikian itu merupakan suatu bentuk keterasingan bagi setiap orang yang hidup dan dia tidak mengetahui tentang generasi Salafush Shalih. Setelah itu, ia melihat orang ahlul bid’ah mengajak kepada bid’ahnya dan melihat orang ahlul dunia menyeru kepada dunianya. Maka orang (yang dalam keterasingan itu) dipelihara oleh Allah dari fitnah tersebut. Allah menjadikan hatinya rindu kepada Salafush Shalih itu, ia bertanya tentang jalan mereka, menapaki jejak mereka, dan mengikuti jalan mereka, maka dari itu pasti Allah akan memberikan kepadanya pahala yang besar. Oleh karena itu, jadilah kalian seperti itu, insya Allah.” (Al Bida’ wan Nahyu ‘anha oleh Ibnu Wadhdhah no. 178)
Imam As-Suyuthi rahimahullah (849-911) dalam Al-Amru Bil Ittiba’ Wan Nahyu ‘An Al-Ibtida’ hal 8:  “Maka bagaimana kalau mereka melihat terhadap apa yang diada-adakan oleh orang-orang pada masa ini, yang padanya ada tambahan-tambahan yang jelek. Maka berhati-hatilah saudaraku, dan teladanilah salaf sholih.”
Imam Abu Hanifah (imam madzhab/Tabi’in) berkata: “Wajib bagimu untuk mengikuti atsar dan jalan yang ditempuh oleh salaf, dan hati-hatilah dari segala yang diada-adakan dalam agama, karena ia adalah bid’ah.” (Shaunul Manthiq karya As Suyuthi hal. 322 dinukil dari Kitab Al Marqat fii Nahjis Salaf Sabilun Najah hal. 54)
Al-Auza'i berkata : "Bersabarlah dirimu di atas sunnah, berhentilah sebagaimana mereka berhenti, dan katakanlah seperti apa yang mereka katakan serta cegahlah dari apa yang mereka cegah. Telusurilah jejak salafush sholeh". (Syarhu ushul I'tiqod ahlis sunnah wal jama'ah 1/154 oleh Al-Lalika'i)
Al-Auza’i berkata: “Wajib bagimu untuk mengikuti jejak salaf walaupun banyak orang menolakmu, dan hati-hatilah dari pemahaman/pendapat tokoh-tokoh itu walaupun mereka mengemasnya untukmu dengan kata-kata (yang indah).” (Asy-Syari’ah karya Imam Al Ajurri, hal. 63)
Al-Lalika`i dalam Syarah Ushul I’tiqod Ahlis Sunnah Wal Jama’ah jilid 2 hal.334 ketika beliau membantah orang yang mengatakan bahwa Al-Quro dialah yang berada di langit beliau berkata : “Maka dia telah menyelisihi Allah dan Rasul-Nya dan menolak mukjizat Nabi-Nya dan menyelisihi para salaf dari kalangan Shahabat dan Tabi’in dan orang-orang setelahnya dari para ‘ulama ummat ini.”
Asy-Syihristany berkata dalam Al-Milal Wa An-Nihal jilid 1 hal.200 : “Kemudian mengetahui letak-letak ijma’ Shahabat, Tabi’in, dan Tabi’ut Tabi’in dari Salafus Sholeh sehingga ijtihadnya tidak menyelisihi ijma’.”
Ibnu Abil ‘Izzi al Hanafi dalam Syarah Al ‘Aqidah Ath-Thohawiyah hal.196 tentang perkataan Ath-Thohawy bahwasanya Al-Qur`an diturunkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala : Yakni merupakan perkataan para shahabat dan yang mengikuti mereka dengan baik dan mereka itu adalah Salafus Sholeh.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: “Telah diketahui bahwa karakter ahlul ahwa’ (pengekor hawa nafsu) ialah meninggalkan atau tidak mengikuti generasi Salaf.” (Majmuu’ Fataawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, IV/155)
Salah satu  syi’ar Ahlus Sunnah wal Jama’ah ialah: mengikuti Salafush Shalih dan meninggalkan segala perkara yang bid’ah dan diada-adakan dalam agama. (al-Hujjah fii Bayaanil Mahajjah, I/364, karya Imam Abul Qasim al-Ashbahani rahimahullah).
Ibnu Hajar Al-Qathari berkata: “Atas dasar ini, yang dimaksud dengan madzhab      as-Salaf ialah ajaran yang dipegang teguh oleh para Sahabat yang mulia (keridhaan Allah atas mereka), para Tabi’in, para Tabi’it Tabi’in, dan para imam yang terdiri dari mereka yang telah diakui keimanannya dan telah dikenal kedudukannya dalam agama ini. Para imam yang ucapan dan pandangannya telah dikutip dan diambil oleh para ulama khalaf, seperti imam yang empat (Imam Abu Hanifah, Imam Malik bin Anas, Imam Asy-Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullahu-pen), Imam Sufyan Ats-Tsauri, Al-Laits bin Tsa’ad, Abdullah bin Mubarak, An-Nakha’i, Bukhari, Muslim, dan seluruh ulama hadits yang tidak dituduh atau dinyatakan pembawa bid’ah atau dikenal dengan gelar yang tidak diridhai seperti Khawarij, Rafidhah, Murji’ah, Jabariyah, Jahmiyah, dan Mu’tazilah.” (Al-Aqiidatus Salafiyyah bi Adillatihal ‘Aqliyyah wan Naqliyyah oleh Ibnu Hajar Al-Qathari)
As-Sam'ani (wafat 562 H) berkata: "Syi'ar Ahlus Sunnah adalah mengikuti manhaj as-salafush shalih dan meninggalkan segala yang diada-adakan (dalam agama)." (Al-Intishar li Ahlil Hadits, Muhammad bin 'Umar Bazmul hal. 88).
Imam Asy-Syathibi berkata: "Segala apa yang menyelisihi manhaj salaf maka ia adalah kesesatan." (Al-Muwafaqat 3/284).
Al-Ghazali rahimahullah memberikan pengertian terhadap kata As-Salaf dalam Iljamul 'Awwam ‘An ‘ilmil Kalam hal. 62: Yang saya maksudkan dengan salaf adalah madzhabnya para shahabat dan tabi'in.
Al-Baihaqi rahimahullah dalam Syu'abul Iman (2/251) tatkala menyebutkan pembagian ilmu, beliau menyebutkan diantaranya:  “Dan mengenal perkataan-perkataan para salaf dari kalangan shahabat, tabi'in dan orang-orang setelah mereka”.
Imam Nawawi (631-676 H) berkata di dalam Al-Adzkar : “Ketahuilah, bahwa kebenaran yang terpilih adalah apa yang para salaf Radhiyallahu ‘anhum berada di atasnya.”
Imam Nawawi rahimahullah dalam Muqaddimah Al-Majmu 1/27 ketika menceritakan tentang Kitab beliau Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab mengatakan:  “Ketahuilah bahwa mengenal madzhab-madzhab salaf dengan dalil-dalilnya termasuk perkara yang dibutuhkan … dan dengan menyebutkan madzhab-madzhab mereka dengan dalil-dalilnya, orang yang mapan akan mengetahui madzhab-madzhab itu sesuai dengan kedudukannya yang sesuai, mengetahui pendapat yang rojih (kuat) dari yang lemah, perkara-perkara yang rumit akan menjadi jelas bagi dia dan orang lain, akan nampak faedah-faedah berharga, dan orang yang memperhatikannya akan terlatih dengan soal jawab, akalnya akan terbuka, dan dia akan mempunyai keistimewaan di sisi orang-orang yang berakal. Dia juga akan mengetahui hadits-hadits yang shohih dari hadits yang dho’if, mengetahui dalil yang kuat dari yang lemah. …”
Urutan metode tafsir Al-Qur’an yang digunakan oleh Ibnu Katsir, yaitu:
1.      Ayat Al-Qur’an ditafsirkan menggunakan ayat Al-Qur’an yang lain
2.      Ayat Al-Qur’an ditafsirkan menggunakan hadits Nabi
3.      Ayat Al-Qur’an ditafsirkan menggunakan perkataan para sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in, dan orang-orang yang mengikuti mereka
4.      Ayat Al-Qur’an ditafsirkan menggunakan kaidah bahasa.
Ibnu Katsir meletakkan metode bahasa dalam menafsirkan Al-Qur’an pada urutan yang terakhir.
Syaikh Albani berkata : “Atas dasar itu jelaslah bahwasannya seseorang jika semakin alim dalam Sunnah, dia lebih pantas untuk memahami Al-Qur’an dan mengambil istinbath hukum darinya dibandingkan orang yang bodoh tentang sunnah. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak menganggap Sunnah dan tidak pula meliriknya sama sekali ? Oleh karena itu sudah merupakan suatu kaidah yang disepakati oleh ahli ilmu bahwasannya Al-Qur’an ditafsirkan dengan As-Sunnah, kemudian dengan perkataan shahabat dan seterusnya. Dari sini jelas bagi kita sebab-sebab kesesatan tokoh-tokoh Ahli Kalam dulu dan sekarang serta perbedaan mereka dengan as-salafush-shalih...” (Manzilatus Sunnah fil Islam oleh Syaikh Albani)
Umar bin Khaththab radliyallaahu ‘anhu berkata :  “Akan datang sekelompok manusia yang akan membantah kamu dengan ayat Al-Qur’an yang mutasyabih. Maka bantahlah mereka dengan As-Sunnah. Karena orang-orang yang berpegang teguh pada As-Sunnah lebih mengerti tentang Kitabullah.” (Diriwayatkan oleh Al-Ajurri dalam Asy-Syari’ah 1/175 no. 99, Muassasah Qurthubah;  diriwayatkan oleh Ibnu Baththah dalam Al-Ibanah 1/250-251 no. 83-84, Daarur-Rayah;   diriwayatkan oleh Ad-Darimi I/49;  diriwayatkan oleh Al-Lalika-i dalam Syarh Ushuul I’tiqaad Ahlis Sunnah wal Jama’ah I/39 no. 202, dengan sanad shahih).
Sungguh ironis sekali jika sekarang ini banyak ditemukan orang-orang yang menafsirkan Al-Qur’an hanya menggunakan kemampuan bahasanya saja. Ia hanya berbekal dengan terjemahan Al-Qur’an tanpa mau menilik hadits Nabi dan perkataan para salafus shaleh. Ia hanya menerima hadits Nabi yang menurut mereka cocok dengan hawa nafsu/akal mereka, adapun yang menurut mereka tidak cocok maka ia buang ke balik punggung mereka. Para sahabat saja bisa salah dalam menafsirkan kata “bangkrut” dalam hadits Muflis, salah menafsirkan benang putih dan benang hitam sebagai tanda batas akhir sahur, salah menafsirkan kata “dzalim” dalam QS. Al-An’am ayat 82, dll. Kemudian Nabi memberi tahu tafsir yang benar mengenai ayat/hadits tersebut. Dalam menafsirkan arti dzalim dalam QS. Al-An’am ayat 82, Nabi menggunakan ayat Al-Qur’an dari Surat Luqman bahwa yang dimaksud dzalim dalam ayat itu adalah syirik. Para sahabat saja bisa salah dalam memahami tatkala mereka hanya menafsirkan menggunakan metode bahasa saja, padahal ayat Al-Qur’an dan hadits turun menggunakan bahasa mereka.
Syaikh Albani berkata: “Tidak mungkin seorang memahami Al-Qur’an walaupun dia mahir dalam bahasa Arab dan sastra-sastranya jika tidak dibantu dengan Sunnah Nabi, baik qauliyyah maupun fi’liyyah. Karena dia tidak mungkin lebih alim atau lebih mahir dalam bahasa Arab daripada para shahabat Nabi yang Al-Qur’an turun dengan bahasa mereka dan pada waktu tersebut belum tercampur bahasa ‘ajam, awam, dan lahn (kesalahan bahasa). Namun walaupun demikian, mereka para shahabat telah salah dalam memahami ayat-ayat yang telah lewat, ketika mereka hanya bersandar dengan bahasa mereka saja.” (Manzilatus Sunnah fil Islam)

Baca Selengkapnya ....

Membuat Karikatur dengan Photoshop

Posted by Vika Thursday, March 20, 2014 0 komentar

Membuat Karikatur dengan Photoshop

Membuat karikatur dengan Photoshop. Dalam artikel ini, kita akan mencoba untuk menjelaskan cara yang paling mudah untuk mengubah sebuah foto biasa menjadi karikatur yang realistis. Untuk itu, kita bisa menggunakan Fitur Liquify, sebuah fitur yang menakjubkan dari Photoshop. Liquify banyak digunakan untuk retouch bagian tubuh (misalnya membuat model terlihat semakin ramping), gunakan efek Liquify supaya terlihat lebih realistis dan dengan sedikit imajinasi, Anda dapat menggunakan untuk membuat karikatur.
Keterangan Tutorial
  • Program : Adobe Photoshop
  • Level : Beginner
  • Lama Penyelesaian : 1 jam

Hasil Akhir
Karikatur Obama
Karikatur Obama
Membuat Karikatur dengan Photoshop
Langkah 1
Buka foto yang ingin kita distorsi (Anda dapat menggunakan foto Anda sendiri maupun foto orang lain), Fokus daerah foto dibagian ini

Membuat Karikatur dengan Photoshop

Langkah 2
Pilih menu Filter > Liquify 
Gunakan Bloat Tool (cobalah menggunakan berbagai ukuran brush)
Sapukan daerah wajah seperti ini.

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Langkah 3
Sekarang gunakan Pucker untuk mengecilkan objek.

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Langkah 4
Terakhir, gunakanlah Forward Warp Tool untuk menyesuaikan gambar Anda.

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Langkah 5 
Jika Anda mengikuti langkah-langkah tadi dengan benar foto akan tampak seperti ini.

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Catatan: Pastikan Anda memperhatikan background, Background dari foto jangan sampai ikut terdistorsi.

Langkah 6
Duplikat foto foto Anda. Terapkan Desaturate (Ctrl + shift + U / Image > Adjustments > Hue / Saturation: Saturation -100). Selanjutnya pilih layer yang diduplikat tadi dan rubahlah blend mode ke Multiply

Membuat Karikatur dengan Photoshop

Langkah 7
Buatlah layer baru dan pilih Gradient Tool (G). Pilih Radial Gradient (dengan warna transparan) dan pilih warna #7bb5de sebagai warna foreground. Gamabrlah gradient seperti gambar di bdawah ini, dan rubahlah blend mode ke color Burn dan fill menjadi 40 %


Membuat Karikatur dengan Photoshop

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Langkah 8
Gabungkan seluruh layer, sehingga layer menjadi satu. Kemudian pilih Filter > Sharpen > Smart Sharpen. Cobalah bereksperimen dengan beberapa parameter yang ada supaya hasil terlihat bagus ( di tutorial ini Kami menggunakan Amount: 56%, Radius: 1px dan remove: Gaussian Blur).

Membuat Karikatur dengan Photoshop
Tutorial sampai disini, untuk membuat gambar karikatur, Anda bisa menambahkan efek lain sesuai keinginan Anda, Apabila ingin melihat beberapa tutorial lain Anda bisa buka disini.
Semoga Artikel ini bermanfaat untuk Anda
Desainologi (02/02/2014)

Baca Selengkapnya ....

Membuat Background Garis Vertikal

Posted by Vika 0 komentar

Membuat Background Garis Vertikal

Membuat Background Garis Vertikal. Dalam tutorial kali ini, Saya akan menunjukkan kepada Anda cara mudah untuk membuat latar belakang/ background dengan garis vertikal. Latar belakang jenis ini banyak digunakan akhir-akhir ini, karena background ini merupakan salah satu trend saat ini.

Keterangan Tutorial
  • Program : Adobe Photoshop
  • Versi : CS4 Ke atas
  • Level : Beginner
  • Lama pengerjaan : 1 jam 
Hasil Akhir


Membuat Background Garis Vertikal
Membuat Background Garis Vertikal
Langkah 1
Mungkin kita akan membuat dengan warna yang berbeda sekarang. Langkah pertama buatlah dokumen baru dengan ukuran 700 x 500 piksel. Dan berilah warna background itu dengan warna hitam #000000.
Langkah 2
Buat layer baru dan pilih layer tersebut (Shift + Ctrl + n)

Membuat Background Garis Vertikal

Ambil Brush tool, dan pilihlah brush yang paling halus, serta berilah warna ungu #a864a8
ukuran kuas buatlah menjadi 400 piksel

sapukan pada gambar photoshopnya, sehingga akan menjadi seperti ini.


Langkah 3
Setelah itu, kita perlu mengaburkan gambar(blur), Caranya Anda cukup pilih menu Filter > Blur > Gaussian Blur, pilih radius 70 piksel. Ikuti perintah seperti dibawah ini.

Gaussian Blur

Langkah 4
Sekarang pilihlah menu Filter > Noise > Add Noise. pilih ukuran amount 30%, Distribution harus Gaussian, dan centang Monochromatic. seperti gambar di bawah ini.

Add Noise
Langkah 5
Setelah gambar terbentuk seperti diatas, sekarang bentuklah menjadi sebuah garis dengan cara pilih menu Filter > Blur > Motion Blur. Lalu pilih sudutnya menjadi -90 derajat, dan jaraknya menjadi 999 piksel. akan terlihat seperti gambar dibawah ini.

Motion Blur

Langkah 6
Gambar akan terlihat sedikit gelap, sekarang kita mencoba memberikan efek cahaya dengan menggunakan color overlay. caranya buatlah layer baru di bagian paling atas tumpukan layer, setelah itu sapu menggunakan brush tool dengan menggunakan warna putih #ffffff dan ukuran brush 400. selanjutnya ganti modenya menjadi overlay. Langkah-langkahnya seperti gambar dibawah ini.

Overlay color

Tambahkan sedikit gambar, dan hasilnya akan seperti ini.

Tutorial ini dapat diterapkan dalam merancang background, atau banner, flayer, dan lain lain. Semoga tutorial kali ini bermanfaat bagi Anda.
Anda dapat menemukan tutorial photoshop lain disini

Apabila ada pertanyaan silahkan isi komentar di bawah ini.

Desainologi (05/02/2014)

Baca Selengkapnya ....

Jangan Main-main dengan Perempuan Imut Ini

Posted by Vika 0 komentar
 Jangan Main-main dengan Perempuan Imut Ini
KLIK DISINI


Suara.com - Artis cantik Jepang, Rina Takeda, berhasil memecahkan tumpukan genteng tebal dengan kepalanya.
Aksi tanpa rekayasa itu dilakukan Rina Takeda dalam sebuah iklan kartu kredit di Jepang.
Mengenakan dress merah jambu, Rina Takeda yang berjalan centil, melepaskan berbagai aksesoris di tubuhnya, seperti kalung dan anting.
Sesudah itu, ia mengikat rambut indahnya, untuk selanjutnya menghantam tumpukan genteng dengan kepalanya. Sebanyak 15 genteng itu pun hancur lebur.
Diketahui, Rina Takeda juga berprofesi sebagai atlet karate. Perempuan berusia 22 tahun itu adalah pemegang sabuk hitam dalam olahraga bela diri tersebut. (Huffington)



Baca Selengkapnya ....

Unduh Film Hanya Satu Detik dengan Jaringan 5G

Posted by Vika 0 komentar

Unduh Film Hanya Satu Detik dengan Jaringan 5G

Inggris dan Jerman akan bekerja sama untuk bangun jaringan 5G.


Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)
Suara.com - Inggris dan Jerman akan bekerja sama untuk membangun jaringan super cepat 5G. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Inggris, David Cameron dalam pembukaan pameran teknologi tinggi terbesar di dunia, Minggu (9/3/2014).
Cameron mengatakan, inisiatif itu merupakan satu dari tiga area kerja sama Inggris dengan Jerman dalam kolaborasi pengumpulan ide, membagi data, inovasi dan memimpin ide-ide besar. Cameron menyebut kerja sama itu sebagai dunia yang maju lebih cepat.
Jaringan generasi kelima atau 5G akan memungkinkan film dengan durasi panjang diunduh dari internet hanya dalam waktu satu detik
“Ini merupakan hadiah yang diinginkan oleh peneliti di seluruh dunia,” kata Cameron.
Acara tersebut juga dihadiri Kanselir Jerman Angela Merkel. Pada kesempatan itu, Merkel menekankan pentingnya penyamaan aturan tentang perlindungan data. Dia juga meminta pembicaraan tentang perlindungan data dibicarakan bersama Amerika Serikat. Inggris dan Jerman menjadi korban penyadapan yang dilakukan oleh NSA, seperti yang diungkap oleh bekas kontraktor Edward Snowden.
Cameron juga ingin kerja sama antara Inggris dengan Jerman bisa meningkatkan pasar tunggal telekomunikasi dan juga internet sehingga setiap orang bisa saling berbicara melalui internet.
“Ini merupakan potensi besar yang akan mengubah kehidupan manusia,” tegasnya sambil memberi contoh monitor kesehatan yang mengawasi tekanan darah atau detak jantung. (AFP/CNA)

Baca Selengkapnya ....

Waspadai Chameleon, Virus Komputer yang Menyebar Lewat Wi-Fi

Posted by Vika 0 komentar

Waspadai Chameleon, Virus Komputer yang Menyebar Lewat Wi-Fi

Konsep penyebarannya serupa dengan virus flu.


Ilustrasi (Shutterstock)
Ilustrasi (Shutterstock)
Matamata - Virus di era awal  perkembangan komputer menyebar secara konvensional. Virus disebarkan dari satu komputer ke komputer lain dengan sarana floppy disk, atau yang lebih kita kenal dengan disket.
Kini, sejalan dengan perkembangan jaringan internet, penyebaran virus komputer menjadi lebih cepat. Namun, tetap saja, penyebarannya masih sebatas antar komputer atau antar server ke komputer.
Kabarnya, para peneliti di University of Liverpool, Inggris, telah menciptakan virus komputer pertama yang bisa menyebar seperti influenza, melalui udara dan tergantung jarak antara inang yang terinfeksi dengan calon korban yang akan dijangkiti.
Virus atau malware tersebut dinamakan ‘Chameleon’. Virus tersebut ‘bertengger’ di jaringan dan ‘mengendus’ data dan informasi penting yang dipertukarkan. Virus tersebut bisa melompat dari titik akses nirkabel satu ke titik akses lainnya. Seperti layaknya virus patogen, virus itu mencari wilayah yang padat populasinya. Tempat berpopulasi padat tersebut maksudnya adalah tempat yang banyak memiliki titik akses nirkabel alias layanan Wi-Fi.
“Saat Chameleon menyerang sebuah titik akses, dia tidak mempengaruhi kerja dari Wi-Fi, tetapi mengumpulkan dan melaporkan informasi semua pengguna yang tersambung dengan Wi-Fi tersebut,” jelas Alan Marshall, profesor keamanan jaringan di University of Liverpool.
“Virus itu lalu mencari titik akses Wi-Fi yang lain dan menginfeksinya,” sambungnya.
Karena Chameleon tinggal di jaringan dan tidak di dalam komputer, maka secara teori, dia tidak akan terdeteksi oleh kebanyakan software keamanan. Beruntung, Chameleon baru sebatas konsep saja. Para peneliti hanya meyakinkan bahwa virus semacam itu bisa dibuat. (Mashable)

Baca Selengkapnya ....

Amerika Serikat Dinyatakan Sebagai “Musuh Internet”

Posted by Vika 0 komentar

Amerika Serikat Dinyatakan Sebagai “Musuh Internet”

Sejumlah negara "superpower" lain juga mendapat julukan itu.


Ilustrasi internet. (Shutterstock)
Ilustrasi internet. (Shutterstock)
Suara.com - Setiap tahunnya, Reporters without Borders mempublikasikan daftar “Musuh Internet”. Daftar tersebut dibuat untuk mengungkap negara-negara yang membungkam kebebasan informasi dengan propaganda, pengintaian dan penyensoran. Untuk pertama kalinya, daftar tersebut kini memasukkan Amerika Serikat sebagai salah satu “Musuh Internet”.
Kenyataan tersebut tak mengherankan. Pasalnya Amerika Serikat ketahuan melakukan banyak sekali pengintaian dan penyadapan terhadap para pengguna internet. Tindakan Amerika Serikat tersebut terungkap berkat pembongkaran dokumen Badan Keamanan Nasional oleh salah satu mantan kontraktornya, Edward Snowden.
Kendati demikian, negara Paman Sam tidak sendiri. Kuba, Iran, Kore Utara dan Cina juga masuk daftar “Musuh Internet” tersebut. Sementara itu, tak hanya AS saja negara adikuasa yang masuk ke daftar itu. Negara sekelas Inggris dan India juga dituding melakukan pengintaian internet dalam skala besar, sementara Rusia dituding melakukan pengintaian dan penyensoran.
Reporters without Borders menyebutkan bahwa badan pemerintah seperti NSA-lah yang sebenarnya merupakan “musuh” tersebut. Namun negara juga patut disangkutpautkan karena cenderung mentolerir apa yang dilakukan NSA maupun badan sejenis.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat kabarnya baru saja melepaskan kendalinya atas internet hari Jumat (14/3/2014) waktu setempat. Kamar Dagang Amerika Serikat dinyatakan tidak lagi punya kewenangan mengawasi Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), organisasi yang mengatur alamat IP, nama domain dan fungsi administratif lainnya. (The Verge)

Baca Selengkapnya ....

Cari Foto untuk Blog? Ambil Saja di Getty Images, Gratis!

Posted by Vika 0 komentar

Cari Foto untuk Blog? Ambil Saja di Getty Images, Gratis!

Cukup dengan menempelkan kode khusus


Ilustrasi fotografer (Sumber: Shutterstock).Sedang bingung mencari foto untuk blog pribadi? Atau dana Anda tidak cukup untuk membeli dari penyedia foto digital? Jangan cemas, kini Getty Images – penyedia foto digital terbesar di dunia – memberikan fotonya secara cuma-cuma.
Seperti yang dilaporkan Mashable, Kamis (6/3/2014), Getty berencana mengubah model bisnisnya. Sebelumnya perusahaan itu menjual foto-fotonya langsung pada media atau individu yang membutuhkan, tetapi kini sejumlah besar stok fotonya diberikan secara gratis.
Hanya saja cara pengambilan foto kini berbeda. Jika sebelumnya pelanggan bisa mengunduh foto secara langsung, kini mereka harus menempelkan kode khusus agar foto milik Getty bisa ditayangkan di website atau blog. Cara yang sama sudah dilakukan YouTube dengan video-videonya. Getty berjanji tidak akan menyematkan watermark pada foto-foto yang disediakan.
Lalu bagaimana Getty mendapatkan uang?
Dengan membiarkan foto-foto mereka ditempelkan di blog, Getty bisa mengumpulkan informasi penggunanya secara leluasa dan menempelkan iklan di foto-foto tersebut (seperti yang dilakukan YouTube).
Dengan cara yang sama, Getty juga bisa lebih leluasa mengendalikan foto-fotonya dan mengurangi risiko pembajakan. Karena jika Getty menghapus foto-foto itu dari koleksinya, maka otomatis foto-foto yang sama juga akan hilang dari blog yang menggunakannya.

Baca Selengkapnya ....

Posting Status Bernada Menghina, Finalis Miss Universe Di-bully

Posted by Vika 0 komentar
Posting Status Bernada Menghina, Finalis Miss Universe Di-bully

Sadar akan kesalahannya, gadis ini minta maaf.


Jesslyn TanSuara.com - Mulutmu harimaumu, begitu mungkin ungkapan yang tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh finalis Miss Universe Singapura Jesslyn Tan. Gadis cantik berusia 25 tahun itu di-bully di media sosial karena postingan Facebook-nya dinilai merendahkan orang yang tidak mampu secara finansial.
Entah apa yang ada di pikiran Jesslyn Tan. Gadis yang pernah jadi finalis kontes pemilihan ratu sejagat itu mengunggah foto seorang lelaki sedang tertidur di kereta Mass Rapid Transport (MRT) ke Facebook hari Rabu (19/3/2014). Lelaki itu memakai kaos berwarna hijau yang berlubang. Bersama foto itu, Jesslyn menuliskan status yang dinilai merendahkan.
“Holey Moley. Sibei trendy worzxxz (sic),” tulis Jesslyn di laman Facebook-nya.
“Sibei” di kalimat tersebut adalah bahasa slang yang biasa dipakai penduduk Singapura, artinya “sangat”. Jadi, kurang lebih, arti dari kalimat Jesslyn tersebut adalah “Ya ampun. Sangat trendi worzxxz (sic)”.
Status tersebut langsung menjadi populer. Berbagai tanggapan muncul. Kebanyakan bernada negatif. Salah satunya datang langsung dari Cindy Tan, yang ternyata putri lelaki yang difoto Jesslyn.
“Dia ayah saya. Tidak semua orang seberuntung dirimu bisa mencari uang bermodal tampang. Kami tidak punya uang untuk membeli pakaian bagus. Lalu apa masalahnya kalau ada lubang di kaosnya? Bukan sesuatu yang memalukan,” komentar Cindy.
“Malahan, perbuatanmu mentertawakan kaos orang lain yang berlubang justru yang memalukan. Bagaimana jika ayahmu yang dijadikan bahan olok-olok? Pikirkan itu, Jesslyn Tan, dan kalian semua,” tambahnya.
Sejak itu, Jesslyn pun langsung menghapus postingan tersebut. Dirinya pun membuat permintaan maaf, juga di laman Facebooknya.
“Setelah melakukan refleksi, saya menyadari betapa tidak sensitifnya saya. Komentar itu tidak bertujuan untuk menyakiti siapapun. Saya ingin meminta maaf kepada Cindy dan keluarganya,” tulis Jesslyn. (Asia One)

Baca Selengkapnya ....

Tiga Kota di Indonesia Masuk Rangking Kota Paling “Selfie” di Dunia

Posted by Vika 0 komentar

Tiga Kota di Indonesia Masuk Rangking Kota Paling “Selfie” di Dunia

Siapa tahu Anda tinggal di salah satu dari tiga kota ini.


Tiga perempuan berfoto "selfie". (Shutterstock)Share on Twitter
Tiga perempuan berfoto "selfie". (Shutterstock)
Suara.com - Ternyata, hal apapun di dunia ini bisa dimasukkan dalam rangking alias peringkat. Seperti yang baru-baru ini dirilis oleh Time.
Time mengeluarkan rangking kota paling “selfie” di dunia. Kota-kota yang masuk dalam rangking tersebut dihuni oleh penduduk yang sering berfoto “selfie” alias “narsis”.
“Selfie” sendiri merupakan jenis foto yang sedang populer di kalangan muda-mudi pengguna sosial media. Foto semacam ini biasanya dibuat menggunakan kamera smartphone dengan membidik wajah sendiri atau bersama sejumlah teman.
Untuk mengetahui penduduk kota mana yang penduduknya paling gemar ber-”selfie” ria, Time menyisir 400.000 foto di Instagram yang dibandrol dengan tag “selfie” termasuk koordinat geografis di mana foto tersebut diambil.
Dan ternyata, tiga kota di Indonesia, yakni Denpasar, Yogyakarta, dan Bandung, masuk peringkat tersebut, meski tidak “nangkring” di sepuluh besar.
Kota di Indonesia yang penduduknya paling banyak “memproduksi” foto selfie adalah Denpasar. Ibukota Provinsi Bali tersebut berada di peringkat 18. Sebanyak 75 dari setiap 100 ribu penduduk doyan berfoto “selfie”. Kota pelajar Yogyakarta, ada di urutan ke 43 kota paling “selfie” di dunia. Ada 51 pengunggah foto “selfie” per 100 ribu warga. Sementara itu, Bandung, kota berjulukan Paris Van Java muncul di urutan 88 dengan 33 penjepret foto “selfie” per 100 ribu orang.
Bicara rangking, tak sedap rasanya jika kita belum tahu siapa yang ada di peringkat pertama kota paling “selfie” di dunia. Juara satu kota ter-selfie di dunia dipegang oleh Makati City dan Pasig. Kota yang berada di Filipina tersebut punya 258 penjepret “selfie” per 100 ribu penduduknya.
Di peringat ke dua, ada Manhattan, New York. Kota di Amerika Serikat tersebut punya 202 tukang bikin selfie per 100 ribu warganya. Kota Miami, Florida menyodok di posisi ke tiga dengan 155 orang “selfie” mania di setiap 100 ribu penduduk.
Berikut 10 besar kota paling “selfie” di dunia:
1. Makati City dan Pasig, Filipina dengan 258 “selfie” per 100.000 orang
2. Manhattan, Amerika Serikat dengan 202 “selfie” per 100.000 orang
3. Miami, Amerika Serikat dengan 155 “selfie” per 100.000 orang
4. Anaheim dan Santa Ana, Amerika Serikat dengan 147 “selfie” per 100.000 orang
5. Petaling Jaya, Malaysia dengan 141 “selfie” per 100.000 orang
6. Tel Aviv, Israel dengan 139 “selfie” per 100.000 orang
7. Manchester, Inggris dengan 114 “selfie” per 100.000 orang
8. Milan, Italia dengan 108 “selfie” per 100.000 orang
9. Cebu City, Filipina dengan 99 “selfie” per 100.000 orang
10. George Town, Malaysia dengan 95 “selfie” per 100.000 orang. (Time)

Baca Selengkapnya ....
Template by Cara Membuat Email | Copyright of vika ardiansyah.